Corona Rokan Hulu

Tuesday, 26 May 2015

2016 Rohul Bakal Jadi Lumbung Energi Listrik di Sumatera

PASIR PANGARAIAN-Bupati Rohul Achmad, menargetkan tahun 2016, pemda tidak hanya menuntaskan kebutuhan energi untuk masyarakatnya, tapi bakal menjadikan daerah tersebut sebagai daerah sumber l umbung energi di Pulau Sumatera, sebab pemanfataan potensi akan dimaksimalkan, baik itu Sumber Daya Alam (SDA) maupun potensi lainnya.

Hal itu Ditegaskan Achmad saat Meninjau gardu induk (GI), dusun pasir jambu, desa rambah tengah hilir (RTH), kecamatan rambah, selasa (26/5). dalam kunjungan itu, tampak kepala dinas pertambangan dan energi (distamben) rohul, yusmar yusuf kepala Rayon PLN Pasir Pangaraian, Juloko Saragih, Kabag Humas Setdakab Rohul, Suharman Nasution, Kabid Energi Rohul Arkom, Staf Pln Royon Pasir Pangaraian Dan Staf Distamben Rohul Dan Lainnya.

Disampaikan Bupati Rohul, dengan adanya GI untuk menstabilisasi energi listrik untuk didistribusikan kepada masyarakat. "Sekarang ini sesai. Data bulaan Maret 2015 sekitar 58 persen sudah menikmati listrik, sisanya akan tuntas tahun 2016 mendatang," tuturnya.

Lanjut Achmad selain adanya GI, Rohul punya potensi alam sekitar 2 x 40 Mega What untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), Sungai Rokan di Lompatan Rokan Timur, Kecamatan Rokan IV Koto, ditambah 10 Mega What Pembangkit Listrik Tenga Biogas(PLTGb) dari energi terbarukan limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS).

tahun ini pihak swasta sudah siap mengucurkan anggaran sekitar Rp 300 Miliar untuk pembangunanya. "Kita juga tidak tahun terus mendapat dana APBN untuk program Listrik Perdesaan (Lisdes). Jadi tahun 2016 kita harapkan tidak ada lagi persoalan listrik di Negeri Seribu Suluk," bebernya.

Saat ditanya, apa kebijakan Pemkab Rohul terkait pembangunan tower, dari Koto Panjang sampai ke GI di Dusun Pasir Jambau, Desa RTH, sebab masyarakat beranggapan kalau tower PLN sama dengan membangun tower telkom ganti ruginya.

Jawab Achmad, pihaknya akan mensoosialisasikan secepatnya kepada masyarakat, efek dari energi listrik sangat luar biasa dengan ada listrik, masyarakat bisa cerdas, karena akses informasi akan cepat, tumbuh home industri, usaha-usaha ekonomi kreatif akan hidup, kriminal akan berkurang. "Jadi masyarakat harus melihat jauh kedepan, manfaatnya banyak potensi yang tumbuh jika listrik sudah aman, dari gelap gulita, kemajuan-kemajuan baru akan muncul jika listrik sudah tersedia dengan baik," ujarnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Rayon PLN Pasir Pangaraian, menjelaskan GI itu untuk menurunkan Tegangan Tinggi (TT) dari 150 Volt menjadi 20 ribu Volt ini yang akan didistribusikan Keseluruh masyarakat Rohul sampai ke pedesaan, kini totalRasio eletirifaksi (RE) sekitar 58,50 persen.

"Info dari Kepala Prorin Provinsi Riau ada 450 titik dari Koto Panjang Kabupaten Kampar sampai ke GI Desa RTH, Kecamatan Rambah-Rohul yang baru pembebasan dan kondisinya lahannya aman baru 31 titik, kendalanya ada kesalahfahaman masyarakat, kalau bangun tower ini sama dengan membangun tower telkom, kemudian ada lahan-lahan yang berdampingan dengan lokasi energi Minyak Bumi (Migas) dan perkotaan, jika pembebasan lahan ini tuntas semuanya pasti sudah redy," papar Juloko Saragih.

Kemudian diterangkan, Kadistamben Rohul, sesauai data elektrifikasi Rohul, pada Bulan Maret 2015, jumlah Kepala Kelurga (KK) yang menikamti listrik 145,260, (Data Disdukcapil Rohul) sedangkan Pelangan PLN, 64,908, Non PLN 19,929 Jumlah 84,837, dengan persentase 58,50.

"Kita lihat komitmen Bupati Rohul dalam menuntaskan persoalan ini, kitapun sangat termotiovasi, kita berharap kedepannya, semua bisa berjalan dengan efektif, sehingga program-program dapat dinikmati masyarakat," pungkasnya. (adv/humas)

COVID19