PASIR PENGARAIAN- Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) H. Muhammad Zen, M.MPd membuka kegiatan pameran pemanfaatan sampah tingkat Sekolah Dasar di SDN 001 Rambah, Senin (20/4/2015).
"Hasil karya yang ditampilkan oleh para Murid SD 001 ini. Semuanya bagus bagus. Apalagi, pameran yang ditampilkan juga unik unik. Semua kerajinan yang ditampilkan juga terbuat dari sampah. Seperti botol aqua. Bungkus bungkus jajanan," kata Muhammad Zen.
Ia juga menambahkan, dengan pameran yang ditampilkan. Dapat memotivasi anak anak sekolah. Untuk hidup sehat dan membuah sampah pada tempatnya. Dengan begitu para siswa dan siswi bisa mengelola barang bekas jadi hasil karya yang bernilai ekonomis.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendapatkan penghargaan adiwiyata, yakni, penghargaan yang diberikan kepada sekolah. Yang mampu melaksanakan upaya peningkatan pendidikan lingkungan hidup secara benar. sesuai dengan kreteria yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan, pameran yang dilaksanakan oleh SD 001 ini. Merupakan bagian untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata. Pasalnya para siswa dan siswi. Diajarkan untuk mengelola sampah yang ada. Sehingga sampah sampah bisa menjadi barang barang yang bernilai ekonomis. Seperti tas yang terbuat dari bahan sampah plastik kopi.
"Nantinya kita akan memberikan kesempatan kepada pemenang pameran. Untuk kita bina kembali. Untuk kita ikutkan pada lomba pameran tingkat provinsi nantinya," jelasnya.
Dengan adanya pemeran diharapkan, para murid bisa lebih mencintai lingkungannya. Dan tidak membuang sampah sembarangan. Sehingga tercipta lingkungan yang sehat dan bersih.
Bertepatan dengan pembukaan pameran. kadisdikpora juga meresmikan Bank sampah milik SD 001. Dengan diresmikannya bank sampah ini. Diharapkan para Murid, bisa memanfaatkan bang sampah menjadi sesuatu yang bermamfaat.
Masih ditempat yang sama, Kepala SDN 001 Abdul Latif menjelaskan. Pameran ini bertujuan, untuk meningkatkan kreatifitas Murid. Untuk mengelola sampah yang dianggap sebagai barang yang tidak bermamfaat. Bisa menjadi barang barang yang bermamfaat dan mempunyai nilai ekonomis.
"Dalam pameran ini. Kita sediakan 6 stand. Yang berisikan penemuan dan hasil karya karya para murid. Dan pemenangnya nanti akan kita bina. Sehingga pameran ini sangat bermamfaat baik untuk para murid maupun sekolah,"imbuhnya.
Ia menambahkan, dengan diresmikannya bank sampah oleh Kadisdikpora. Nantinya bank sampah tersebut bisa menghasilkan pupuk kompos dan nantinya bisa digunakan untuk memupuk tanaman yang ada di sekolah SDN 001 ini.
Sementara Mona murid SD kelas 4, yang mengikuti pameran. Mengakui, untuk membuat hasil Karya kerajinan tangan yang dibuatnya memakan waktu setengah hari. Yang mana hasil kerajinan tangannya adalah miniatur bangunan Rumah, dengan menggunakan bahan baku dari Stik bekas Eskrim.
"Saya sangat senang, akhirnya hasil karya saya buat bisa, ditampilkan pada pameran baarang barang bekas menjadi barang barang yang bermutu," jelasnya. (Ar)