Corona Rokan Hulu

Monday, 20 April 2015

Hadapi UN, Siswa SLTP Harus Percaya Diri dan Jujur

PASIRPENGARAIAN -Maraknya aksi dugaan penipuan terhadap beredarnya soal dan kunci jawaban Ujian Nasional (UN) baik di dunia maya maupun yang diperjual belikan di pasaran, tentunya soal dan kunci jawaban UN tersebut jangan dipercaya oleh siswa SLTP se Rokan Hulu yang awal Mei mendatang akan melaksanakan UN.

Karena, soal dan kunci jawaban UN tersebut belum tentu benar adanya.Sebab setiap siswa dalam mengikuti UN, paket soalnya berbeda-beda.Sehingga bila itu dipercaya jelas akan merugikan bagi anak didik sendiri. ‘’Saya minta seluruh siswa SLTP se Rokan Hulu yang akan mengikuti UN, agar dapat mempercayakan dirinya sendiri dalam menjawab soal UN dan harus jujur.

Jangan mencontek, atau mencari maupun membeli kunci jawaban UN yang beredar di jual belikan di pasaran maupun di internet.Syukur Alhamdulilan pelaksanaan UN SLTA di Rohul berjalan lancar dan tidak ada kebocoran soal.’’ungkap Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi menjawab wartawan, Jumat, (17/4).

Dalam menghadapi UN, menurutnya, agar siswa SLTP Rohul untuk fokus belajar, dengan tidak membeli soal atau kunci jawaban yang diperjual belikan. ‘’Saya minta ini harus diawasi secara bersama-sama, untuk terus melakukan bimbingan dalam persiapan anak SLTP dalam mengikuti UN.Bagi orang tua siswa atau keluarganya, untuk mencegah anaknya mencari kebocoran soal atau membeli kunci jawaban UN yang diperjual belikan itu.’’ujar achmad.

Bupati menyebutkan, soal dan kunji jawaban Soal UN yang diperjualkan itu, memberikan didikan kepada anak yang tidak baik.Sama halnya mengajarkan anak untuk tidak jujur ‘’Kalau ini dibiarkan, jelas akan merusak mental anak didik kita.Saya minta pihak sekolah untuk dapat menyampaikan kepada anak didiknya, untuk tidak membeli dan mempercayai soal dan kunci jawaban UN yang beredar dan diperjual belikan, seperti yang terjadi di pulau jawa,’’katanya.(AR)

COVID19