Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Momentum peringatan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Rokan Hulu, dapat dijadikan perhatian bagi para orang tua, keluarga untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak.
Dengan harapan, anak sebagai generasi penerus bangsa itu terhindar dari kekerasan, konflik dengan hukum dan narkoba serta dan tindak pidana kejahatan.
‘’Perlunya sinergitas seluruh lapisan masyarakat, para orang tua dan keluarga, pihak sekolah dan Pemerintah Kabupaten Rohul untuk sama-sama melakukan pengawasan kepada anak.Karena kecendrungan manusia, kalau tidak diawasi akan cendrung melakukan perbuatan diluar dari normatif.Perlu dilakukan pengawasan diseluruh lini.’’ungkap Bupati Rohul Drs H Achmad MSi kepada rokanhulu.com, Senin (27/7/2015), usai memimpin upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Rohul di halaman kantor bupati.
Menurutnya, pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap hak-hak anak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, selain melakukan upaya pencegahan terhada kekerasan terhadap anak.
Selain melakukan pendekatan dalam bidang pendidikan, kesehata, peningkatan keagamaan, norma-norma dalam kehidupan masyarakat.’’Kekerasan pada anak, tidak saja dari manusia tapi juga pengaruh dari kemajuan teknologi.Seperti menonton film yang tak pantas.Maka itu, anak itu perlu pengawasan dari orang tua dan keluarga serta menanamkan nilai-nilai kasih sayang pada anak.’’jelasnya
Kekerasan terjadi pada anak, lanjutnya, selain kesibukan profesi dan pekerjaaan dari keluarga, sehingga anak yang seharusnya mendapatkan perhatian dan pengawasan, merasa terlantar serta berkurangnya nilai kasih sayang.
‘’Jangan abaikan kasih sayang anak didalam keluarga.Perlu lakukan antisipasi di lingkungan disekitarnya, jangan sampai anak menjadi korban seksual, trafiking dan kekerasan’’jelasnya
Achmad menambahkan, momentum hari anak unsur masyarakat terutama orang tua, guru, dunia usaha, pemkab, memberikan kepedulian serti meningkatan perhatian terhadak hak anak.
‘’Anak dibawah umur yang seharusnya mendapatkan pendidikan, jangan ada yang dipekerjakan.Ini perlu perhatian yang dilakukan oleh orang tua dan keluarga,’’tuturnya.
Bupati mengimbau kepada seluruh kalangan orang tua atau wali murid, untuk selalu menanamkan pendidikan berkarakter kepada anak-anaknya.Penerapan pendidikan berkarakter harus diterapkan secara dini di tengah keluarga, dalam bentuk pendidikan informal dan kasih sayang dari kalangan orang tua.
Dengan adanya pendidikan karakter di tengah keluarga, sebagai langkah awal dalam antisipasi menjauhkan anak dari bahaya peredaran narkoba serta antisipasi kejahatan dan pelecehan terhadap anak-anak yang akhir-akhir ini marak terjadi di daerah.(Adv/Humas)