PASIRPENGARAIAN- Turunya Harga Minyak Dunia ternyata dirasakan dampaknya oleh Pemprov riau serta sebagian daerah di Provinsi Riau. Akibat turunya harga minyak dunia tersebut, Pemerintah Provinsi riau dan sejumlah kabupaten kota, terpaksa harus melakukan Optimalisasi Anggaran karena berkurangnya pendapatan dari Dana Bagi Hasil Migas dari Pemerintah pusat.
Salah satu kabupaten Kota di Provinsi Riau yang yang terkena imbas turunya DBH Migas adalah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Bupati Rohul Drs.H.Achmad menyebutkan bahwa Akibat Turunya harga minyak dunia ini, Pihaknya harus melakukan Optimalisasi anggaran hingga mencapai 293 M.
Dijelaskan Achmad, pada awalnya Prediksi awal harga minya dunia di APBN di patok sebesar $ 95/ per barel, namun pada kenyataanya harga minyak dunia melorot di kisaran harga $ 45-50/per barel. Akibat turunya Penerimaan DBH ini, sejumlah kegiatan yang dianggarkan dalam APBD-Murni 2015, belum bisa berjalan, meski sudah di selesai proses pelelanganya.
“ penurunan DBH ini yang mempengaruhi secara keselurhan keadaan Anggaran kita” ujar orang no satu di rohul itu, usai di temui usai kegiatan aple gabungan serta halal bihalal dengan Aparatur dan juga pejabat di lingkungan pemkab rohul.
Achmad mengaku, dirinya sebagai Bupati sudah melakukan komunikasi dengan PLT Gubri Arsyad Juliandi Rahman untuk meminta bantuan tambahan dana sebesar 250 M ke pemerintah provinsi riau, karena berdasarkan undang-undang hal itu di perbolehkan.
Apalagi berdasarkan informasi yang didapatkanya, saat ini, sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) Provinsi riau tahun 2014 tergolong besar. dengan adanya bantuan pemprov riau ke kabupaten kota diharapkan bisa membantu realisasi penyerapan Anggaran Pemprov riau di tahun 2015 ini.
“ kita sudah dua kali menyurati PLT gubri, insya allah dalam waktu dekat ini PLT gubri bisa membantu, karena dalam undang-undang pemerintahan yang lebih tinggi bisa membantu pemerintahan dibawahnya, apalagi itu juga bisa membantu serapan dana pemerintah provinsi” harap achmad.
Achmad mengharapkan, PLT Gubri, bisa segera merealisasikan Bantuan dana tersebut, sehingga rencana pembangunan yang sudah di anggarkan pada APBD Rohul Murni 2015 bisa terealisasi 100 persen. (Ar)