Corona Rokan Hulu

Tuesday, 12 May 2015

Persentase Angka Anak Putus Sekolah di Rohul 0,4 Persen

PASIR PANGARAIAN- Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olehraga (Disdikpora) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), HM Zen berharap, persentase anak putus sekolah di daerahnya terus menurun setiap tahun. Kini hanya bekisar 0,4 persen.

Diakui H M. Zen, dengan terus menurunnya persentase angka anak putus sekolah di daerahnya, itu berkat peran orang tua dalam memberikan pemahaman kepada anaknya, betapa pentingnya pendidikan untuk modal modal utama dalam mencapai cita-cita.

“Pemahaman itu, memotivasi anak-anak agar tetap bersemangat dalam menuntut ilmu pendidikan, minimal program wajib belajar 12 tahun,” Sebut H M. Zen Minggu (10/5/2015) sore kemarin.

Katanya lagi, bahwa peran orang tua sangat diperlukan, tetapi Disdikpora Rohul juga terus berupaya turunkan tingkat anak putus sekolah. Dirinya berharap, angka putus sekolah bisa diangkat nol alias zero.

“Semua generasi muda di Kabupaten Rohul, diharapkan menjadi orang intlektual. Mereka ikut membantu dalam membangun daerah ke arah yang lebih baik,” harapnya.

H M. Zen juga mengklaim, bahwa anak-anak putus sekolah yang banyak duduk di pinggir jalan merupakan anak-anak luar daerah. Keberadaan mereka mengundang anak-anak dari daerah lain, sehingga semakin banyak.

Dimana status anak-anak putus sekolah dari luar daerah juga tidak jelas. Kemudian, banyak yang persepsi, bahwa anak-anak tersebut adalah anak-anak berasal dari Rohul yang putus sekolah.

Sebut kaddisdikpora Rohul, pihaknya sudah melaporkan soal keberadaan anak-anak putus sekolah dari luar daerah ini ke Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Rohul. “Kita perlu mengetaui juga, apakah mereka datang ke Rohul, karena disuruh untuk mencari uang. Karena jumlahnya lumayan banyak juga,” sebut H M. Zen.(AR)

COVID19