Corona Rokan Hulu

Wednesday, 27 May 2015

Jelang Ramadan, Harga Sejumlah Sembako Merangkak Naik

Pasir Pengaraian (Rokanhulu.com) - Setiap tahunnya sudah menjadi tradisi, jelang masuknya bulan Ramadan 1436 H, sejumlah kebutuhan sembako masyarakat yang dijual pedagang di pasar yang ada  mengalami kenaikan.

Seperti dari inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi didampingi kepala dinas terkait di Pasar Modern Kampung Padang, Rabu (27/5/2015), ternyata dari pemantauan dilapangan, kondisi riilnya sejumlah harga kebutuhan sembako memerangkai naik menjelang masuknya bulan ramadhan.

Bupati Rohul Drs H Achmad MSi kepada wartawan, Rabu (27/5/2015) mengaku, peninjauan harga sembako di Pasar Modern Kampung Padang ini, untuk memastikan kondisi harga dan stok sembako di tingkat pedagang.

Kunjungan orang nomor satu Rohul itu, disambut positif oleh para pedagang dan warga yang berbelanja di pasar tersebut.Bupati melakukan dialog dengan para pedagang dan warga yang berbelanja, serta menanyakan stok sembako dalam menghadapi bulan Ramadan 1436 H.

Achmad menyebutkan, sejumlah kebutuhan sembako yang mengalami kenaikan, seperti ayam ras dari harga Rp23 ribu per kilogram (Kg) naik menjadi Rp26 ribu per Kg.Kemudian telur ayam ras Rp13 ribu satu papan naik menjadi Rp15 ribu satu papan.

Kemudian gula putih sebelumnya Rp13 ribu per Kg, sekarang naik menjadi Rp15 ribu per Kg, begitu juga harga Bawang Merah sebelumnya Rp28 ribu kini naik menjadi Rp35 ribu.Minya Curah sebelumnya Rp9 ribu per Kg naik menjadi Rp10 ribu, sedangkan harga minyak kemasan normal.

‘’Benar Ada kenaikan sejumlah kebutuhan sembako di pasar Modern, tapi kenaikan harga itu masih relatif wajar.Ini salah satu tujuan kita ke pasar, mengecek harga sembako, kemudian berapa kenaikannya, seterusnya bagaiamana jual beli masyarakt dengan adanya kenaikan harga sembako dan stok sembako,’’tuturnya.

Bupati dua periode itu mengatakan, kenaikan harga sejumlah sembako mengikuti mekanisme pasar.Artinya kalau masih seimbang antara suplai dengan permintaan, harga tidak akan naik.

Tapi kenaikan sejumlah harga sembako ini, ia menilai, adanya kecendrungan masyarakat, kalau menjelang masuk bulan Ramadan dan lebaran mereka membeli atau menambah stok kebutuhannya.Sehingga suplay terbatas permintaan meningkat, inilah menyebabkan harga naik, itu sudah hukum mekanisme pasar seperti itu.

‘’Seharusnya masyarakat tak perlu menambah stok atau cadangan, karena dengan tingginya permintaan masyarakat, maka kebutuhan sembako naik, maka tentu pedagang memamfaatkan situasi ini, dan itu saya anggap wajar.’’tuturnya

Pemerintah daerah berjanji akan melakukan pengendalian harga kebutuhan sembako, bila harga kebutuhan pokok merangkak naik, diatas kewajaran, dengan melakukan operasi pasar.Karena selama ini menjelang Ramadan atau dua pekan menjelang Hari Raya Idul Fitri, pemerintah daerah menggelar operasi pasar terutama minyak goreng, telur, beras dan gula pasir sehingga harga kebutuhan sembako kembali stabil.

Dijelaskannya, peninjauan sembako di Pasar Modern ini, antisipasi supaya jangan ada pedagang yang melakukan penimbunan kebutuhan semabko.Kalau ditemukan penimbunan, tentu akan menjadi kewenangan berwajib, sejauh ini belum ada ditemukan penimbunan sembako

Bupati menambahkan, menjelang bulan Ramadan dan dua pekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H, pihaknya telah memerintakan Diskoperindag dan Badan Ketahanan Pangan Pelaksana Penyuluhan Rohul untuk memantau harga kebutuhan sembako di pasar-pasar di Rokan Hulu.

Sehingga apabila terjadi kenaikan harga kebutuhan sembako masyarakat diatas kewajaran, maka akan dilakukan pengendalian harga dengan menggelar operasi pasar.(Ar)

COVID19