PASIR PANGARAIAN-Kabar menggembirakan, kini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasir Pangaraian Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sudah memiliki CD4. Alat tersebut untuk memantau ketahanan tubuh bagi penderita HIV-AIDS.
Dikatakan Direktur Utama (Dirut) RSUD Pasir PAngaraian, dr Wildan Asfan Hasibuan M.Kes, Rabu (18/3/2015), selain memiliki alat CD4, di klinik ( VCT) Voluntry Consling dan Testing RSUD Pasir Pangaraian, juga melayani masyarakat yang akan memeriksakan diri apakah terinfeksi HIV-AIDS secara gratis.
Dikatakan Wildan lagi, dulunya di Klinik VCT RSUD, Pihaknya hanya lakukan pemeriksaan dan pemantauan ketahanan tubuh penderita HIV-AIDS, kini RSUD Pasir Pangaraian di Kliniik CTV sudah diberi kewenangan dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI sudah langsung memeriksa dan berikan obat bagi penderita.
“Dulunya kita hanya melakukan pemeriksaan penderita HIV-AIDS, pemberian obat dan cek ketahanan tubuh penderita HIV-AIDS langsung ke RSUD Arifin Ahmad Riau. Namun dengan adanya alat CD4, kini sudah bisa memeriksanya di klinik CTV RSUD kita,” terang Wildan.
Bukan hanya itu saja, kata Wildan, pihaknya juga sudah diberikan kewenangan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, untuk pemberian obat bagi masyarakat Rohul dan luar Rohul yang terinfeksi HIV-AIDS. Kini di klinik CTV, bukan hanya melayani penderitya HIV-AIDS, namun bagi warga yang prilaku seknya tidak sehat, juga bisa memeriksakan dirinya apakah bebas HIV-AIDS dan semuanya digratiskan.
“Alat CD4 dan obat yang diberikan untuk obat memperlambat penyebaran virus HIV-AIDS, merupakan bantuan Menkes RI yang dianggarkan melalui APBN. Karena dengan memberikan obat, berarti bukan untuk mengobati, namun untuk memperlambat penyebaran virus HIV-AIDS. Karena obat HIV-SIDS hingga kini belum ada,” tegas Wildan.
Bahkan dikatakan Wildan, Rabu (18/3/3015), pihak Kemenkes RI, sudah turun ke RSUD memulai pelatihan operasional alat CD4 termasuk cara pemberian obat kepada pasien HIV-AIDS. “Karena bagi yang sudah terinveksi HIV-AIDS, mereka seumur hidupnya harus mengkonsumsi obat. Sehingga melalui klinik CTV di RSUD Pasir Pangaraian, nantinya penderita kita berikan konsumsi obat yang merupakan bantuan pemerintah pusat,” sebut Wildan.
Di Klinik CTV RUSD Pasir Pangaraian sendiri, diakui Wildan juga disiapkan tenaga medis, baik dokter, para medis termasuk peralatan pendukung lainnya. Melalui klinik CTV yang ada dan didukung alat CD4, nantinya bisa memantau sejauh mana kerusakan daya tahan tubuh penderita HIV-AIDS. “Bagi warga luar Rohul, juga bisa berobat ke klinik CTV di RSUD Pasir Pangaraian karena ini merupakan program nasional,” kata Wildan. (ar)