PASIR PANGARAIAN-Untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan yang layak kepada masyarakat, Pemkab Rokan Hulu membentuk Forum Kemitraan dan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan (FKFKPK) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
Komitmen itu diaktualisasikan dengan adanya Rapar Koordinasi (Rakor) di Ruang rapat Bupati Rokan Hulu Lantai II Pasir Pangaraian, Kamis (5/2). Rakor itu dipimpin Bupati Rokan Hulu yang diwakili Asisten III Setdakab Rokan Hulu Sri Mulyati, turut dihadir dihadiri Anggota DPRD Rokan Hulu Ermiyanti, Kepala BPJS Pekanbaru Mairyanto Kepala Cabang BPJS Rokan Hulu Yusrianto, perwakilan RSUD, Dinkes, RSUD Awal Bros, Disdukcapil dan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Asisten III Setdakab Rokan Hulu, meminta pada BPJS supaya pelayanan terhadap masyarakat dapat dimaksimalkan, karena kesehatan itu termasuk kebutuhan mendasar yang menjadi kewajiban pemerintah terhadap rakyat.
Kedepan, lanjutnya, tidak lagi warga Rokan Hulu mengeluh tidak mendapat pelayanan kesehatan, termasuk itu warga miskin, sebab secara nasional kesehatan itu termasuk program prioritas utama pemerintah terhadap rakyat. Apalagi Rokan Hulu sesuai visi dan misi Bupati Rokan Hulu Achmad menjadikan kesehatan di Rokan Hulu terbaik di Provinsi Riau tahun 2016.
“Masih banyak persoalan yang kita dengar kalau urusan BPJS itu sering dikeluhkan masyarakat, mulai dari palayanan dan obat-obatan, sehingga ini perlu membentuk forum tersebut, sehingga kebutuhan mendasar masyarakat itu terakomodir,” sebut Sri Mulyati.
Masih di tempat yang sama, Kepala BPJS Pekanbaru Maryanto, manfaat dari FKFKPK ini untuk memaksimal pelayanan terhadap kesehatan masyarakat sesuai dengan ketentuan undang-undang, baik itu masyarakat umum, sehingga sesuai target pemerintah pusat pada tahun 2019 mendatang seluruh rakyat Indonesia sudah terdaftar sebegai peserta BPJS.
Dirincikan Maryanto, untuk yang terdaftar pada BPJS Rokan Hulu saat ini yakni, PNS, 16.405 orang, pegawai pemerintah Non PNS 186 orang, Penerima Bantuan Iyuran (PBI) APBN 80.998 orang, Polri 1.408 orang, TNI 103 orang, pekerja swasta 13.256 orang, Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) 10.186 orang, bukan pekerja 939 orang, total peserta BPJS Rokan Hulu 123.480 jiwa dari jumlah penduduk Rokan Hulu 557660 jiwa.
Dipaparkannya, untuk realisasi pelayanan kesehatan, Fasilitas Kesehatan (Faskes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hulu Tahun 2014 Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) Rp 1.549.015.735, Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL) Rp 8.089.262.385, Rumah Sakit (RS) Awal Bros RJTL. Rp 393.102.021, RITL Rp 2.265.353.337, tahun 2015 RSUD Rokan Hulu RJTL Rp 59.816.300, RITL Rp 434.424.700, RS Awal Bros RJTL Rp 95.966.800 dan RITL Rp 487.260.800.
“Sedangkan Fakses dari 21 Puskemas di Rokan Hulu pada tahun 2015 untuk Januari Rp 651.570.500 dan Februari Rp 661. 118.500,” tutupnya. (adv/hms)