PASIRPENGARAIAN (RP)-Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Rokan Hulu sebagai wadah tempat bernaungnya para kepala desa, dapat memberikan kontribusi dalam memajukan pembangunan daerah serta memakmurkan kesejahteraan masyarakat Rohul. Pernyataan tersebut diungkapkan Bupati Rohul Drs H Achmad MSi kepada wartawan, Senin (16/3), usai membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke III Apdesi Rohul di Convention Hall MAMIC Pasirpengaraian.
Menurutnya, pengurus Apdesi Rohul dapat melakukan pembinaan terhadap anggotanya (kades), untuk mencegah jangan sampai Kades melakukan pelanggaran hukum dalam menggunakan dana daerah dan perbuatan amoral.‘’Kades dapat menjaga nama baik Apdesi, sebagai organisasi profesional.Kedepan wadah para kepala desa itu, dapat menjadi suatu alat kekuatan, potensi dan elemen masyarakat dalam memajukan daerah ini.’’katanya
Achmad mengatakan, kades ini lebih berperan.Artinya dengan adanya Apdesi mereka punya basis kekuatan penyokong mereka.Seandainya ada Pak Kades melakukan penyimpangan, Apdesi dapat lebih dulu mengingatkan sedini mungkin,‘’Saya harapkan Apdesi suatu kekuatan dalam melapis dan membentengi Kades supaya selamat dalam memimpin dan memajukan wilayahnya selama 6 tahun.Karena Pak kades harus menjadi pemimpin semua golongan,’’katanya
Bupati dua periode itu, mengatakan Apdesi dapat melakukan kegiatan yang menyentuh langsung kepada masyarakat, terutama melakukan kegiatan sosial baik bidang kesehatan seperti sunat massal, operasi bibir sumbing, katarak. ‘’Masyarakat seperti ini, harus diurus, ini kerja sosial dan pamong praja.Kerja yang mulia, memang tak ada materi atau jasanya, tapi ada kepuasan batin bila kita dapat menolong dan menyamalatkan orang, itu filosopi pamong praja.’’tuturnya
Dia meminta para Kades punya jiwa kepemimpinan, seperti cepat tanggap, sensitif, menganyomi dan peka terhadap persoalan yang terjadi pada warganya.Disini Kades, tidak menjaga jarak, apabila ada sesuatu yang terjadi di desa itu, warga tak segan melaporkan dan menginformasikan kepada pemimpin desa itu. Achmad mengatakan Apdesi sebagai salah satu organisasi terbesar di Indonesia, karena disana tempat berkumpulnya para kepala desa.Untuk itu, anggota Apdesi dapat mendukung program pemerintah daerah dalam mensenjahterakan masyarakat desa.
Bukan melakukan penyimpangan terhadap bantuan dari APBD atau APBN untuk kepentingan pribadi kepala desa.Untuk itu, pemerintah daerah dalam tahun ini, akan menempatkan seorang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Akutansi di seluruh desa di Rohul dalam membantu membuat laporan dalam penggunaan bantuan, baik bantuan APBD atau APBN. Disinilah peran Apdesi sangat diperlukan, dalam membantu para kepala desa yang tersangkut permasalahan hukum, dengan menyedikan advokat
‘’Siapapun yang terpilih menjadi Ketua Apdesi Rohul yang baru, diharapkan bisa membawa organisasi ke arah yang lebih baik lagi,’’ujar Achmad dalam sambutannya membuka Muscab III Apdesi Rohul dengan tema "Mempertegas Peran Apdesi dalam mendukung kinerja aparatur pemerintah desa menuju desa mandiri.’’
Sekretaris DPP Apdesi Ipin Aripin SSos MM mengharapkan pelaksanaan Muscab III Apdesi Rohul dalam rangka pemilihan Ketua Apdesi periode 2015-2019 berjalan lancar dan sukses. Dia berharap dari hasil Muscab III Apdesi Rohul adanya Estafet kepemimpin dan kaderisasi.Disini, Apdesi harus mengembangkan visi dan misinya, selain anggota Apdesi mampu memberikan pelayanan, mensejahteraan anggota. Arifin mengatakan Apdesi bermitra dengan Pemkab dan non lembaga kepemerintahan, selain mampu mengangkat harkat dan martabat pemerintah dan masyarakat desa serta memberikan kontribusi yang hebat dan luar biasa dengan para awak media, untuk mensukseskan pelaksanaan pembangunan
Dia mengingatkan para anggota Apdesi, dalam penggunaan bantuan APBD dan APBN, untuk dapat terlebih dahulu mempelajari tata cara pengelolaan keuangan dan administrasi desa. ‘’Bila Administrasi, manajemen yang jelas, tentu berapa jumlah bantuan uang tidak akan terjadi persoalan hukum.Tapi bagi kades yang tak mampu, berapa pun uang yang dikucurkan, sedikitpun jadi masalah.Pak Kades jangan ragu dalam menggunakan anggaran daerah, apabila perankat desa memahami pengelolaan dan manajemen keuangan yang baik’’tuturnya.(ar)